
suami-bakar-istri-di-jaktim-motifnya-bikin-syok-warga
Ceritalesehan – Suami Bakar Istri di Jaktim, Yance, seorang pria asal Jakarta Timur, ditangkap polisi setelah nekat membakar istrinya sendiri, CUA (24), hidup-hidup. Aksinya yang terjadi di Jalan Otista Raya, Bidara Cina, Jatinegara, pada Senin, 13 Oktober 2025, membuat warga sekitar geger. Saat diperiksa, pengakuan Yance justru membuat polisi dan masyarakat geleng-geleng kepala.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram resmi Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal (@alfiannurrizal), Yance tampak kebingungan menjawab pertanyaan penyidik.
“Saya bingung, Pak, saya pusing,” ucapnya singkat saat diperiksa.
Kapolres Alfian kemudian menyinggung aksi lama Yance pada tahun 2024, ketika ia pernah merusak gerobak pedagang bubur kacang hijau di kawasan Otista sambil membawa parang.
“Kamu masih ingat waktu merusak gerobak pedagang bubur kacang hijau? Parang itu buat apa?” tanya Alfian.
“Enggak pak,” jawab Yance, mengaku tidak sadar saat kejadian.
“Enggak sadar? Mabuk juga? Minum apa lagi?” tanya Alfian lagi.
“Iya (mabuk). (Minum) anggur, Pak,” ujar Yance.
“Baca Juga: BLT Rp30 Triliun Cair, Ekonomi Diprediksi Melesat”
Ternyata, Yance bukan orang baru dalam catatan kepolisian. Ia sudah berstatus buronan sejak 2024 karena kasus perusakan gerobak tersebut. Bahkan, korban CUA disebut pernah membantu menyembunyikan suaminya dari kejaran polisi.
Kasus tragis ini menjadi sorotan publik karena memperlihatkan bagaimana pelaku yang pernah dilindungi oleh istrinya justru tega mengakhiri hidup sang istri dengan cara keji.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif pasti di balik tindakan sadis Yance. Kombes Alfian Nurrizal menyebut penyidik akan memeriksa kondisi kejiwaan pelaku serta melakukan tes toksikologi untuk memastikan pengaruh alkohol atau zat lain saat kejadian.
Kasus ini diharapkan menjadi peringatan keras agar masyarakat lebih waspada terhadap kekerasan dalam rumah tangga dan tidak ragu melapor jika terjadi ancaman serupa.
“Baca Juga: Netanyahu Jatuhkan 153 Ton Bom di Gaza Saat Gencatan Senjata”
Kasus Yance menjadi gambaran nyata betapa berbahayanya kekerasan dalam rumah tangga yang dibiarkan tanpa penanganan serius. Meski pernah dilindungi oleh istrinya, pelaku justru membalas dengan tindakan keji yang merenggut nyawa. Pengakuannya yang tampak bingung dan pengaruh alkohol menunjukkan adanya masalah psikologis dan moral yang perlu ditangani. Polisi kini mendalami motif serta kondisi kejiwaan pelaku, sementara publik berharap keadilan ditegakkan dan kasus serupa tidak terulang di kemudian hari.