
Kebakaran di Ayam Geprek Gold Chick Depok, 1 Tewas
Cerita lesehan – Kebakaran hebat terjadi di Restoran Ayam Geprek Gold Chick yang terletak di Jalan Nusantara, Beji, Depok, Jawa Barat. Insiden yang terjadi pada Kamis pagi ini menewaskan seorang wanita akibat gangguan pernapasan. Korban sempat mendapat perawatan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Kebakaran yang diduga berasal dari area dapur restoran menyebabkan asap tebal menyebar ke seluruh ruangan. Dua orang karyawan restoran dilaporkan mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap dalam jumlah banyak.
Kapolsek Beji, Kompol Josman Harianja, mengonfirmasi bahwa kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Graha Permata Ibu (GPI) di Beji. “Korban luka tidak ada, tapi keduanya mengalami sesak napas karena asap pekat,” ujar Josman saat dikonfirmasi pada Kamis siang.
Setelah sempat mendapatkan perawatan intensif, satu korban perempuan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Sementara rekan pria korban masih menjalani perawatan di ruang UGD RS GPI.
“Baca Juga: Israel Umumkan Jeda Serangan Gaza, Bantuan Mengali”
Josman menambahkan, kondisi korban yang selamat mulai menunjukkan perkembangan positif. “Korban selamat sudah mulai membaik setelah diberikan bantuan pernapasan oleh dokter,” jelasnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh tim pemadam dan kepolisian setempat. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun belum ada pernyataan resmi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan pemilik usaha kuliner untuk selalu mengecek instalasi listrik secara berkala. Langkah ini penting guna mencegah potensi kebakaran di tempat usaha, terutama di area dapur yang rentan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan keselamatan kerja dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat di lingkungan restoran maupun tempat umum lainnya.
Kapolsek Beji, Kompol Josman Harianja, mengungkapkan bahwa kebakaran yang melanda restoran cepat saji Gold Chick (GC) di Jalan Nusantara, Beji, Depok, diduga kuat disebabkan oleh kebocoran kompor gas. Dugaan ini diperoleh dari keterangan korban selamat yang berhasil dievakuasi saat kejadian berlangsung.
Menurut Josman, korban yang selamat menyebutkan bahwa api muncul secara tiba-tiba dari area dapur saat mereka sedang memasak. Salah satu kompor gas dilaporkan mengalami kebocoran yang memicu percikan api dan menyambar ke bagian lain dapur yang mudah terbakar.
“Keterangan dari korban selamat menyebutkan bahwa kebakaran terjadi karena kompor gas yang mengalami kebocoran,” jelas Josman saat dikonfirmasi pada Kamis (31/7/2025).
“Baca Juga: Gempa M8,8 Guncang Rusia, Jepang Diterjang Tsunami”
Api dengan cepat membesar dan menyebar ke seluruh bagian dapur dan ruang makan. Asap tebal pun memenuhi ruangan, membuat proses evakuasi semakin sulit. Dua orang pegawai sempat mengalami gangguan pernapasan akibat terpapar asap dalam waktu lama.
Keduanya langsung dilarikan ke RS Graha Permata Ibu (GPI) Beji untuk mendapatkan perawatan intensif. Sayangnya, seorang pegawai perempuan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat. Sementara rekan laki-lakinya kini masih menjalani perawatan, dan kondisinya dikabarkan mulai membaik.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber api dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan. Petugas pemadam kebakaran telah berhasil memadamkan api setelah berjibaku selama lebih dari satu jam di lokasi kejadian.